Pengembangan Agroindustri Tempe Kedelai Lokal Non GMO, Produk Turunannya dan Program Aplikasi Kedelai Lokal Indonesia ( Pekakekal )

Kedelai berperan penting dalam rangka peningkatan gizi masyarakat karena aman bagi kesehatan dan murah harganya. Produk olahan kedelai yang paling terkenal di Indonesia adalah tempe, salah satu pangan fermentasi dari kedelai yang mengangdung berbagai mineral dan mikrobia probiotik. Harga beli kedelai lokal di pasaran dibawah nilai harga pokok produksi (HPP) telah memicu menyusutnya produksi kedelai ditingkat petani Dampak lain adalah minimnya ketersediaan kebutuhan kedelai lokal sehingga memberikan peluang kepada negara luar untuk mengekspor kedelai ke Indonesia.

Kualitas kedelai lokal yang lebih baik dari kedelai import karena lebih bersifat murni non modifikasi genetik (Non Genetic Modified Organism/GMO) merupakan nilai tambah yang dapat mendukung peningkatan pangan lokal.Penelitian bertujuan untuk mengembangkan program aplikasi kedelai lokal Indonesia melalui Sistem Informasi Terintegrasi dan pengembangan diversifikasi produk tempe berbahan baku kedelai lokal untuk mewujudkan ketahanan pangan lokal.Metodologi riset dilakukan melalui analisis dan desain pengembangan Sistem informasi terintegrasi berbasis aplikasi web dan android,  serta model bisnis dalam pengembangan diversifikasi produk  tempe berbahan baku kedelai lokal. Hasil dari penelitian yang dikembangkan ditingkat ditingkat petani memberikan kemudahan dalam penjadwalan dan pengaturan penanaman kedelai, penanganan pasca panen, perhitungan harga jual dan stok maya hasil panen dan stok persediaan pasca panen, pengaturan pengiriman ke konsumen dan juga pelaku industri. Sistem aplikasi yang dikembangkan dapat mengatasi timbulnya kekawatiran dari berbagai pihak pelaku industri akan tidak adanya ketersediaan kedelai lokal secara kontinyu. Pengembangan diversifikasi produk Tempe sehat berbahan baku kedelai lokal memerlukan perbaikan target segment produk, value chain dalam pendistribusian produk, cost model dalam kelayakan. Tercapainya peningkatan ketersediaan kedelai lokal hasil produksi petani di sentra produksi kedelai dan produksi tempe kedelai lokal non modifikasi genetik. Hasil penelitian dapat dijadikan model untuk dikembangkan di berbagai daerah dalam pengendalian persediaan kedelai lokal untuk memenuhi kebutuhan pelaku Industri dan industri kecil didaerah untuk berbagai produk pengolahan kedelai dan diversifikasinya.

Sumber: http://pekakekal.org

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *